Selasa, 14 Mei 2013
9 Fakta Menarik Seputar Sayur Bayam
Sayuran berdaun hijau yang dalam bahasa Persia berarti tangan hijau,
merupakan salah satu sayuran terbaik. Sayuaran ini memiliki banyak
manfaat kesehatan dan nilai gizi.
Setiap 100 gram bayam terkandung 2,3 gram protein; 3,2 gram karbohidrat; 3 gram besi dan 81 gram kalsium. Bayam juga kaya akan berbagai macam vitamin dan mineral, yakni vitamin A, vitamin C, niasin, thiamin, fosfor, riboflavin, natrium, kalium dan magnesium.
Selain itu, bayam juga mengandung antioksidan esensial dan fitokimia yang membantu melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari bayam, seperti dikutip dari healthonlinezine.
Setiap 100 gram bayam terkandung 2,3 gram protein; 3,2 gram karbohidrat; 3 gram besi dan 81 gram kalsium. Bayam juga kaya akan berbagai macam vitamin dan mineral, yakni vitamin A, vitamin C, niasin, thiamin, fosfor, riboflavin, natrium, kalium dan magnesium.
Selain itu, bayam juga mengandung antioksidan esensial dan fitokimia yang membantu melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari bayam, seperti dikutip dari healthonlinezine.
1. Melawan Sel Kanker
Vitamin A dan C serta serat, asam folat dan 13 flavonoid dalam bayam sangat bermanfaat dalam memerangi sel kanker. Sebuah penelitian menunjukkan, kandungan tersebut pada bayam menurunkan risiko kanker sebesar 34% terutama pada kanker payudara, kanker rahim, kanker prostat, kanker kulit dan kanker perut.
2. Sumber Anti-inflamasi
Bayam mengandung sifat alkalinitas yang tinggi sehingga membuat sayur ini pilihan yang sempurna bagi penderita penyakit inflamasi, seperti rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.
3. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
Bayam merupakan sumber folat yang baik, yang dapat mengurangi homosistein, asam amino yang ditemukan dalam darah. Tingginya tingkat homosistein dalam darah menyebabkan tingginya risiko penyakit jantung. Bayam juga mengandung choline dan inositol, yang membantu mencegah pengerasan pembuluh darah.
4. Menurunkan tekanan darah tinggi
Bayam kaya akan kalium dan rendah sodium. Tingkat mineral yang seimbang ini sangat bermanfaat bagi pasien dengan tekanan darah tinggi. Selain itu, folat dalam bayam juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan melemaskan pembuluh darah, dengan demikian mempertahankan kelancaran aliran darah.
5. Mencegah Osteoporosis
Secangkir daun bayam segar memenuhi 200% kebutukan nilai harian akan vitamin K. Vitamin ini amat penting dalam pencegahan keropos tulang. Selain itu, mineral lainnya seperti magnesium, seng, tembaga dan fosfor dalam bayam juga membantu penguatan tulang.
6. Mencegah Diabetes
Bayam sangat berguna bagi orang yang menderita diabetes juga. Magnesium ditemukan dalam bayam membantu untuk mencegah komplikasi yang terjadi setelah diabetes. Konsumsi rutin bayam membantu menstabilkan gula darah dan mencegah dari berfluktuasi terlalu banyak.
7. Mencegah Anemia
Bayam adalah sumber zat besi yang diperlukan dalam mencegah anemia. Zat besi membantu meregenerasi atau memperbanyak sel darah merah, yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh.
8. Meningkatkan kualitas penglihatan
Bayam merupakan sumber lutein, karotenoid yang dikenal membantu melindungi mata terhadap katarak. Bayam juga kaya akan vitamin A, yang membuatnya sangat bermanfaat untuk penglihatan.
9. Mengobati Pendarahan Gusi
Campuran bayam dan jus wortel sangat membantu dalam mengobati gusi berdarah yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C dan asupan terlalu banyak gula halus.
Vitamin A dan C serta serat, asam folat dan 13 flavonoid dalam bayam sangat bermanfaat dalam memerangi sel kanker. Sebuah penelitian menunjukkan, kandungan tersebut pada bayam menurunkan risiko kanker sebesar 34% terutama pada kanker payudara, kanker rahim, kanker prostat, kanker kulit dan kanker perut.
2. Sumber Anti-inflamasi
Bayam mengandung sifat alkalinitas yang tinggi sehingga membuat sayur ini pilihan yang sempurna bagi penderita penyakit inflamasi, seperti rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.
3. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
Bayam merupakan sumber folat yang baik, yang dapat mengurangi homosistein, asam amino yang ditemukan dalam darah. Tingginya tingkat homosistein dalam darah menyebabkan tingginya risiko penyakit jantung. Bayam juga mengandung choline dan inositol, yang membantu mencegah pengerasan pembuluh darah.
4. Menurunkan tekanan darah tinggi
Bayam kaya akan kalium dan rendah sodium. Tingkat mineral yang seimbang ini sangat bermanfaat bagi pasien dengan tekanan darah tinggi. Selain itu, folat dalam bayam juga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan melemaskan pembuluh darah, dengan demikian mempertahankan kelancaran aliran darah.
5. Mencegah Osteoporosis
Secangkir daun bayam segar memenuhi 200% kebutukan nilai harian akan vitamin K. Vitamin ini amat penting dalam pencegahan keropos tulang. Selain itu, mineral lainnya seperti magnesium, seng, tembaga dan fosfor dalam bayam juga membantu penguatan tulang.
6. Mencegah Diabetes
Bayam sangat berguna bagi orang yang menderita diabetes juga. Magnesium ditemukan dalam bayam membantu untuk mencegah komplikasi yang terjadi setelah diabetes. Konsumsi rutin bayam membantu menstabilkan gula darah dan mencegah dari berfluktuasi terlalu banyak.
7. Mencegah Anemia
Bayam adalah sumber zat besi yang diperlukan dalam mencegah anemia. Zat besi membantu meregenerasi atau memperbanyak sel darah merah, yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh.
8. Meningkatkan kualitas penglihatan
Bayam merupakan sumber lutein, karotenoid yang dikenal membantu melindungi mata terhadap katarak. Bayam juga kaya akan vitamin A, yang membuatnya sangat bermanfaat untuk penglihatan.
9. Mengobati Pendarahan Gusi
Campuran bayam dan jus wortel sangat membantu dalam mengobati gusi berdarah yang disebabkan oleh kekurangan vitamin C dan asupan terlalu banyak gula halus.
Ditemukan, Planet Unik yang Disinari 4 Matahari
Versi nyata dari Tatooine, planet dengan dua matahari dalam Film
“Star Wars”, ditemukan. Bahkan lebih luar biasa, planet alien itu
diterangi empat Matahari sekaligus. Ini adalah temuan pertama dari
jenisnya.
Planet gas raksasa yang sedikit lebih besar dari Neptunus dan setara
enam kali besar Bumi mengorbit ke sepasang bintang. Dan menjadi orbit
dua bintang lainnya.
Ia berada di lokasi berjarak sekitar 5.000 tahun cahaya dari Bumi.
Diberi nama PH1, terinspirasi situs Planethunters.org yang menfasilitasi
penemuannya.
Butuh waktu 138 hari bagi PH1 tersebut mengorbit dua bintang induknya
yang memiliki massa sekitar 1,5 dan 0,41 kali dari Matahari. Sesama
bintang itu mengitari satu sama lain sekali dalam 20 hari.
Para peneliti memperkirakan temperatur PH1 tersebut berkisar minimal
251 derajat Celcius dan maksimal 340 derajat C. Terlalu panas untuk
dinyatakan sebagai zona layak huni.
Adalah dua astronom amatir, Kian Jek asal San Francisco dan Robert
Gagliano dari Cottonwood, Arizona yang menemukannya di antara rimba data
di situs Planethunters.org. Temuan tersebut lantas dikonfirmasi ilmuwan
Amerika Serikat dan Inggris dengan observasi langsung di Keck
Observatory.
“Empat bintang di atas sebuah planet menciptakan lingkungan yang
rumit. Namun berada dalam orbit yang nampaknya stabil,” kata Dr Chris
Lintott, dari University of Oxford, kepada BBC.
“Ini sangat membingungkan. Tapi justu itu yang membuat penemuan ini
menjadi sangat menyenangkan. Jauh dari apa yang kami perkirakan.”
Planet yang mengorbit pada dua bintang disebut binary stars, sistem
planet dengan bintang kembar yang tak biasa. Hanya segelintir eksoplanet
yang ditemukan mengorbit pada dua bintang. Namun, selain PH1, tak
pernah ditemukan ada planet yang menjadi orbit dari dua bintang lainnya.
Lantas pertanyaan yang muncul, bagaimana bisa berada dalam orbit yang
stabil padahal ia dipengaruhi gravitasi dari empat bintang?
Apalagi, Dr Lintott mengatakan, ada enam planet lain yang juga berada
dalam orbit mapan di antara bintang ganda. Dan mereka sangat dekat
dengan bintang-bintang tersebut.
“Ini menjelaskan pada kita bahwa planet bisa terbentuk di bagian
cakram protoplanet,” kata dia. “Planet-planet itu saling berdekatan dan
mampu bertahan dalam orbit yang stabil.”
Didirikan pada tahun 2010, Planethunters.org bertujuan untuk
melibatkan banyak orang dalam analisa data yang dikumpulkan teleskop
Kepler milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
Kepler diluncurkan pada Maret 2009 untuk mencari planet mirip bumi
yang mengorbit bintang lain. Pengunjung di situs Planet Hunters memiliki
akses ke data yang dipilih secara acak dari salah satu bintang yang
dibidik Keppler. Sejak Desember 2010, lebih dari 170.000 orang telah
berpartisipasi dalam proyek tersebut.
Sumber : viva.co.id
Inilah Penemuan Teraneh di Jagad Sains 2012
JAKARTA - Ilmu Pengetahuan mungkin tak lepas
dari penemuan-penemuan terbaru seperti pengobatan untuk kanker, misi
luar angkasa dan masih banyak lagi. Di luar itu, terdapat sejumlah
penemuan yang bisa dikatakan aneh.
Berikut sejumlah penemuan aneh yang ditemukan para ilmuan dilansir dari Foxnews :
1. Makhluk hidup tanpa seks
Nah, kita semua tahu bahwa seks merupakan salah satu
cara untuk bagi makhluk hidup untuk meningkatkan keragaman genetik.
Namun anehnya, cacing perempuan yakni bdelloid rotifer tidak melakukan
seks selama 80 juta tahun. Hewan tersebut justru memakan jamur serta
bakteri dan kemudian menggabungkan beberapa DNA ke dalam kode genetik
sendiri.
2. Madu warna-warni
Madu dari sarang lebah di Perancis berubah menjadi berwarna menyerupai cokelat M&Ms. Kok bisa? Ternyata pengolahan biogas dari limbah yang dihasilkan pabrik cokelat lokal, Mars Chocolate Factory, membuat gula proses biogas yang berwarna tersebut dianggap nektar dari bunga, sehingga koloni lebah mengumpulkan gula dan secara otomatis warna madu yang dihasilkan berubah menjadi biru dan hijau yang mencolok.
3. Ibu dan anak berbaur dalam otak
Penelitian menunjukan bahwa sel-sel janin bermigrasi ke otak wanita kemudian menetap di otak selama beberapa dekade. Para ilmuwan menemukan jejak DNA kromosom seks laki-laki di jenazah perempuan 94 tahun. Sementara para ilmuwan tidak mengerti apa fungsi sel tersebut. Beberapa ilmuwan membuat teori bahwa pembauran sel janin anak dengan otak si ibu memiliki peran dalam penyakit Alzheimer — membuat otak nampak mengerut dan mengecil.
4. Panjang umur tanpa penis
Madu dari sarang lebah di Perancis berubah menjadi berwarna menyerupai cokelat M&Ms. Kok bisa? Ternyata pengolahan biogas dari limbah yang dihasilkan pabrik cokelat lokal, Mars Chocolate Factory, membuat gula proses biogas yang berwarna tersebut dianggap nektar dari bunga, sehingga koloni lebah mengumpulkan gula dan secara otomatis warna madu yang dihasilkan berubah menjadi biru dan hijau yang mencolok.
3. Ibu dan anak berbaur dalam otak
Penelitian menunjukan bahwa sel-sel janin bermigrasi ke otak wanita kemudian menetap di otak selama beberapa dekade. Para ilmuwan menemukan jejak DNA kromosom seks laki-laki di jenazah perempuan 94 tahun. Sementara para ilmuwan tidak mengerti apa fungsi sel tersebut. Beberapa ilmuwan membuat teori bahwa pembauran sel janin anak dengan otak si ibu memiliki peran dalam penyakit Alzheimer — membuat otak nampak mengerut dan mengecil.
4. Panjang umur tanpa penis
Sejumlah warga Korea ditemukan tanpa memiliki penis hingga 1894,
hal ini ternyata terkait dengan tradisi setempat — mengangkat penis
untuk mengamankan poisisi tinggi dalam hirarki istana.Menariknya, bagi
mereka yang tidak memiliki penis, memiliki umur yang lebih panjang 20
tahun ketimbang mereka yang memiliki penis. Meskipun hingga kini belum
ada hal yang menjelaskan terkait hubungan tersebut namun hormosn seks
pria, testosteron dikenal untuk menekan sistem kekebalan tubuh dan
memperburuk kesehatan jantung.
5. Kecoak digunakan untuk menyelamatkan korban bencana
Kecoak memiliki kelebihan dapat pergi ke medan yang sulit
sekalipun. Oleh sebab itu para peneliti berhasil membuat trobosan dengan
menyematkan sebuah ransel elektrik dan sensor pada antena kecoak untuk
mengendalikan gerakan kecoak. Para peneliti berharap dengan penemuan ini
dapat menemukan korban yang tertipa reruntuhan.
6. Jembatan misterius ditemukan
Sebuah jembatan raksasa dengan materi gelap — zat yang sulit
dirasakan dengan daya tarik gravitasi ditemukan di antara kluster
galaksi masif dan berjarak 2.7 miliar miliar tahun cahaya dari bumi.
Temuan ini sekaligus mendukung gagasan mengenai terbentuknya kluster
galaksi.
7. Foto bayi dapat mengurangi kejahatan
Apa cara terbaik untuk menekan angka kriminalitas? Ya, memasang
foto bayi-bayi kecil. Setidaknya, cara itu telah dilakukan sejumlah
pemilik toko di Gravesen, London. Harapannya, ketika para penjahat
melihat wajah-wajah bayi menggemaskan tersebut niat untuk mencuri akan
sirna.
8.Spesies baru manusia
Para ilmuwan di barat daya China telah menemukan tengkorak aneh
berbentuk sebuah spesies manusia yang disebut Red Deer Cave People yang
diperkitakan hidup di akhir zaman es, sekira 11. 000 tahun yang
lalu.Dalam temuannya, kerangka tersebut berbentuk aneh dengan rahang dan
tulang pipi yang menonjol. Kemudian ukuran otak tengkorak tersebut sama
seperti nenk moyang manusia dari ratusan ribu tahun yang lalu.
Sumber :http://www.okezone.com/
Tahukah Kamu, Semut Bisa Mendeteksi Gempa?
Secanggih apapun peralatan siaga bencana, belum ada yang bisa mendeteksi
terjadinya gempa bumi. Gempa baru diketahui ketika getarannya sudah
terasa. Rupanya, kita masih kalah dengan semut merah. Hewan sekecil itu
saja bisa mendeteksi gempa.
Sebuah penelitian di Jerman yang dikepalai Gabriele Berberich dari
University Duisburg-Essen, Jerman, menemukan perubahan perilaku semut
ketika gempa bumi akan terjadi. Para peneliti tersebut mengamati
perilaku semut merah hutan (red wood ant).
Gelagat bakal terjadinya gempa bisa diketahui dari “kegelisahan” para
semut ini, terlihat dari dilanggarnya pola hidup diurnal (aktif di siang
hari untuk mengumpulkan makanan dan beraktivitas, kemudian istirahat di
malam hari).
Namun, ketika gempa akan terjadi, koloni semut merah ini akan terus
terjaga sepanjang malam di luar sarang mereka sekalipun situasi ini
membuat mereka rentan diserang pemangsa. Saat gempa usai, perilaku
normal akan kembali meskipun tak serta-merta. Dalam penelitian itu,
perilaku semut merah terpantau normal sehari setelah gempa berlalu.
Gabriele Berberich dan tim penelitinya mengamati perilaku semut merah
di habitat aslinya di hutan. Penelitian dilakukan selama tiga tahun
pada 2009-2012. Selama periode penelitian, perilaku semut merah direkam
dalam video, 24 jam sehari.
Dalam rentang waktu penelitian, tercatat ada 10 kali gempa dengan
kekuatan berkisar 2-3,2 skala Richter (SR). Dari peristiwa inilah, para
peneliti menemukan perubahan perilaku setiap kali gempa bakal terjadi,
yang itu pun hanya terjadi untuk gempa dengan kekuatan melebihi 2 SR.
Gempa 2 SR juga merupakan kekuatan getaran terkecil yang bisa dirasakan
manusia.
Berberich mengatakan, semut merah hutan memiliki dua reseptor.
Keduanya ialah reseptor kimi (chemoreceptor) untuk mendeteksi kadar
karbon dioksida dan reseptor magnet (magnetoreceptor) untuk “memantau”
medan elektromagnet.
“(Namun) kami belum yakin mengapa atau bagaimana mereka bereaksi pada
rangsangan atau stimulus yang muncul,” ujar Berberich sebagaimana
dikutip OurAmazingPlanet. Karena itu, dia dan tim penelitinya berencana
memperdalam kajian ini di wilayah dengan aktivitas kegempaan lebih
tinggi untuk melihat reaksi semut-semut merah terhadap gempa yang lebih
besar.
Kakadu Plum
Kakadu plum. Pernah dengar nama ini? Nama ilmiahnya lumayan indah :
Terminalia ferdinandiana. Kemungkinan besar ia masih asing bagi
kebanyakan kita. Buah ini adalah pemegang rekor tertinggi untuk
kandungan vitamin C. Setiap 100 gram buah ini (100 gram kira-kira
seukuran separuh
jeruk kupas) mengandung 5000 mg vitamin C, atau setara
dengan 5 butir Redoxon!
Alkisah, buah ini sudah dikenal sejak jaman prasejarah sebagai buah
yang hebat yang dapat menyembuhkan beragam penyakit. Terkesan dengan
cerita ini Dr George Kowalski menghabiskan waktu sekitar 10 tahun dengan
helikopter untuk menyusuri jejak tanaman ini di seluruh wilayah
Australia.
Hasilnya, kakadu plum berhasil dipelajari dengan baik dan sekarang
menjadi salah satu super food paling spektakuler di dunia. Tidak cuma
vitamin C, kakadu plum juga mengandung antioksidan, bermacam vitamin
lain, serat, dan asam lemak omega 3.
Dan saya amat sangat yakin, yang semacam kakadu plum ini, ada di
Indonesia. Itulah sebabnya, saya kira, mengapa salah satu kompetensi
dasar dari pembelajaran sains di SD kelas 2 adalah :
“mengenal bagian-bagian utama hewan dan tumbuhan DI SEKITAR RUMAH DAN SEKOLAH melalui pengamatan”.
Jika kita ingin membangun sebuah bangsa yang inventif dan inovatif,
maka cara berpikir ilmiah perlu dibangun sejak pendidikan dasar. Salah
satu keterampilan ilmiah yang perlu dimiliki adalah mengamati. Dan yang
paling utama untuk diamati adalah yang ada di sekitar anak-anak. Maka
seyogyanyalah obyek pembelajaran sains di masing-masing daerah BERBEDA
satu sama lain, meskipun topiknya sama.
Ambil contoh lagi, pembelajaran tentang tumbuhan yang menguntungkan.
Apakah anak-anak yang tinggal di Jakarta tahu, bahwa pada suatu masa
dulu (mungkin juga masih tersisa sekarang) cairan kembang teleng yang
berwarna biru digunakan sebagai obat tetes mata bayi yang bermanfaat
untuk membersihkan mata dari kotoran dan membuatnya jernih. Apakah
kembang teleng ini diperkenalkan kepada anak-anak SMA kita sebagai
indikator asam dan basa alami? Atau akan seterusnya kita selalu
mencontohkan red cabbage (kol merah/kol ungu) sebagai indikator alami?
Apakah kembang teleng tanaman asli Indonesia. Coba kita lihat nama
latinnya : Clitoria ternatea
Apakah anak-anak di wilayah Jawa masih mengenal buah duwet (ada yang
menyebutnya juwet) atau anggur jawa yang berwarna ungu tua, masam dan
sepet? Atau mereka malah lebih mengenal anggur beneran yang aslinya
adalah tanaman subtropis?
Apakah anak-anak di pulau Bintan masih mengenal buah kemunting atau
buah letup-letup? apakah buah-buah ini pernah dibawa ke dalam kelas
sebagai objek pembelajaran sains? Atau mereka lebih akrab dengan buah
apel washington yang diimpor lewat Singapura?
Apakah anak-anak Sumatera Barat tahu bahwa tanaman khas propinsi
mereka adalah Kayu Manis, dan apakah anak-anak Kalimantan Selatan tahu
bahwa tanaman khas propinsi mereka adalah saga hutan (Adenanthera
pavonina)? Apakah kayu manis atau saga pernah dibawa keruang kelas?
Di tingkat yang lebih tinggi, apakah mbok jamu pernah diundang ke
sekolah (SMA) atau perguruan tinggi untuk bercerita tentang khasiat dari
jamu-jamu itu serta memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan dalam
pembuatan jamu gendong?
Keberagaman Indonesia adalah sebuah kekayaan. Akan tetapi, kita
menyeragamkannya lewat buku-buku sains. Semua anak, dari sabang sampai
merauke diperkenalkan kepada tanaman dan hewan yang sama. Semua anak di
Indonesia melihat gambar kuda pada buku sains mereka.
Spesies Baru Katak (Amfibi)
Para ilmuwan menemukan spesies baru katak berparuh (jenis Rhinella)
ketika sedang dalam ekspedisi amfibi di Kolombia. Pewarnaan katak
tersebut mengkamuflasekannya di atas daun di dasar hutan tersebut di
mana hewan itu bertelur dan menetas langsung menjadi anakan katak tanpa
tahap berudu.
Kabar baik dalam dunia kodok dan katak akhirnya datang setelah para ilmuwan dalam sebuah ekspedisi amfibi di hutan hujan Kolombia menemukan 3 spesies baru termasuk katak berparuh kecil. Katak kecil tersebut yang panjangnya berukuran 2 cm atau lebih kurang, merupakan anggota jenis Rhinella yang merupakan kerabat dekat dari katak raksasa cane yang bisa tumbuh hingga ukuran 28 cm. Pewarnaan yang tidak terang dari katak berparuh yang baru teridentifikasi ini mungkin mengkamuflasekannya di dasar hutan tempat hewan tersebut meletakkan telur-telurnya. Anehnya, katak berparuh tersebut nampaknya melompati tahap berudu dan langsung menetas menjadi anakan katak, menurut laporan para ilmuwan dari Conservation International, IUCN Amphibian Specialist Group, Global Wildlife Conservation, dan Fundación ProAves. Demikian seperti yang dilansir oleh Science News (19/11/10).
Sebuah spesias baru katak roket sejenis katak panah yang termasuk dalam jenis Silverstonei juga teridentifikasi untuk pertama kalinya. Para peneliti hanya bisa melaporkan bahwa katak tersebut memiliki mata merah dan hidup di hutan hujan dataran tinggi Chocó montane.
Penemuan tersebut merupakan kejutan menyenangkan karena berita tentang amfibi agak suram belakangan ini: Populasi katak dan kodok secara global menurun yang disebabkan oleh infeksi jamur, polusi serta ancaman lainnya. Namun tujuan utama ekspedisi tersebut ialah untuk menemukan katak berparuh Mesopotamia yang merupakan mahluk yang sudah lama sekali tak terlihat sehingga para ilmuwan khawatir jangan-jangan tak ada lagi yang tersisa. Sekalipun demikian, katak berparuh tersebut harus terlihat.
Kabar baik dalam dunia kodok dan katak akhirnya datang setelah para ilmuwan dalam sebuah ekspedisi amfibi di hutan hujan Kolombia menemukan 3 spesies baru termasuk katak berparuh kecil. Katak kecil tersebut yang panjangnya berukuran 2 cm atau lebih kurang, merupakan anggota jenis Rhinella yang merupakan kerabat dekat dari katak raksasa cane yang bisa tumbuh hingga ukuran 28 cm. Pewarnaan yang tidak terang dari katak berparuh yang baru teridentifikasi ini mungkin mengkamuflasekannya di dasar hutan tempat hewan tersebut meletakkan telur-telurnya. Anehnya, katak berparuh tersebut nampaknya melompati tahap berudu dan langsung menetas menjadi anakan katak, menurut laporan para ilmuwan dari Conservation International, IUCN Amphibian Specialist Group, Global Wildlife Conservation, dan Fundación ProAves. Demikian seperti yang dilansir oleh Science News (19/11/10).
Sebuah spesias baru katak roket sejenis katak panah yang termasuk dalam jenis Silverstonei juga teridentifikasi untuk pertama kalinya. Para peneliti hanya bisa melaporkan bahwa katak tersebut memiliki mata merah dan hidup di hutan hujan dataran tinggi Chocó montane.
Penemuan tersebut merupakan kejutan menyenangkan karena berita tentang amfibi agak suram belakangan ini: Populasi katak dan kodok secara global menurun yang disebabkan oleh infeksi jamur, polusi serta ancaman lainnya. Namun tujuan utama ekspedisi tersebut ialah untuk menemukan katak berparuh Mesopotamia yang merupakan mahluk yang sudah lama sekali tak terlihat sehingga para ilmuwan khawatir jangan-jangan tak ada lagi yang tersisa. Sekalipun demikian, katak berparuh tersebut harus terlihat.
Jumat, 10 Mei 2013
Fungsi dan Nilai Terumbu Karang
Ekosistem terumbu karang merupakan gudang persediaan makanaan dan bahan obat obatan bagi manusia masa kini maupun dimasa mendatang .selain itu keindahan ya juga menjadi daya tarik yang bias menjadi sumber devisa bagi Negara melalui kegiatan pariwisata.
Seperti
dikutip dalam COREMAP ( coral ree rehabilitation and management progam)
ekosistem terumbu karang adalah tempat tinggal bagi ribuan bintang dan
tumbuhan yang banyak diantarnya memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Berbagai
jenis binatang mencari makan dab berlindung di ekosistem ini.berjuta
penduduk Indonesia bergantung sepenuhnya pada ekosistem terumbu karang
sebagai sumber pencaharian.
Jumlah
produksi ikan ,kerangdan kepiting dari ekosisitem terumbu karang secara
lestari di seluruh dunia dapat mencapai 9 juta ton atau ssedikitnya 12%
dari jumlah tangkapan perikanan dunia. Sumber perikanan yang di topang
oleh ekosistem terumbu karang memiliki arti penting bagi msyarakat
setempat yang pada umumnya masih memakai alat tradisional.
Selain
ekonominya ,ekosisitem terumbu karang juga merupakan laboratorium alam
yang sangat unik utuk bebagai penelitian yang dapat mengungkapakan
penemuan yang berguna bagi kehidupan manusia .
Beberapa jenis spongs
misalnya merupakan binatang yang antara lain terdapat di ekosistem
terumbu karang yang berpotensi mengandung bahan bioaktif yang dapat
dijadikan bahan obat obataan anatar lain untuk penyembuhan penyakit
kanker.
Selain
itu binatang tertentu yang mengandung kalsium karbonat telah di
pergunakan untuk pengobatan tulang rapuh .fungsi lain dari ekositem
teumbu karang yang hidup dekat denagn panati ialah memberikan
perlindunagan bagi berbagai propeti yang ada di kawasan pesisir dari
ancaman pengikisan .
maka dari itulah kita haru melestarikan terumbu karang untuk anak cucu kita nanti.
Rabu, 08 Mei 2013
Prosedur In Vitro Fertilization Mempengaruhi Berat Lahir Bayi
Cara embrio disiapkan selama prosedur in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung dapat mempengaruhi ukuran bayi yang lahir.
Embrio yang menghabiskan waktu lebih lama tumbuh di kultur (sekitar
lima sampai enam hari) sebelum dipindahkan ke rahim ibu lebih mungkin
untuk dilahirkan lebih berat dari normal.
Di sisi lain, embrio yang menghabiskan waktu lebih singkat dalam
kultur (dua sampai tiga hari), cenderung memiliki berat lebih ringan
ketika lahir.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bayi yang lahir dari prosedur IVF
memiliki resiko lebih besar lahir prematur dan berat badan rendah.
Faktor yang berhubungan dengan kehamilan atau teknik IVF diduga bertanggung jawab untuk kondisi tersebut. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk memahami efek dari waktu embrio di kultur dengan berat bayi saat dilahirkan. Namun, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengkonfirmasi penemuan tersebut. Dalam usaha tersebut, peneliti di University of Helsinki menganalisis
informasi dari 1.079 bayi tunggal (tidak kembar) yang lahir setelah ibu
mereka menjalani IVF. Dalam prosedur IVF, sel telur dibuahi di laboratorium dan dibiarkan
tumbuh dalam kultur selama satu hingga enam hari sebelum dipindahkan ke
rahim ibu.
Transistor Biologi, Komputer dengan Sel Hidup
Ketika Charles Babbage menciptakan protorip mesin komputasi pertama
di abad ke-19, ia membayangkan menggunakan gigi mekanik dan kait untuk
mengontrol informasi. ENIAC, komputer modern pertama dikembangkan pada
1940-an, menggunakan tabung vakum dan listrik. Saat ini, komputer
menggunakan transistor terbuat dari bahan semikonduktor sangat
direkayasa untuk melaksanakan operasi logis mereka.
Dan sekarang
tim bioengineers Stanford University telah mengambil komputasi luar
mekanik dan elektronik ke alam hidup biologi. Dalam sebuah makalah yang
akan diterbitkan
Jurnal Science, disebut adanya transistor
biologis yang dibuat dari bahan genetik – DNA dan RNA – di elektron. Tim
peneliti ini menyebut transistor biologis tersebut sebagai
“transkriptor.”
“Transkiptors merupakan komponen kunci di balik
logika genetik – mirip dengan transistor dan elektronik,” kata Bonnet
Jerome, PhD, seorang sarjana postdoktoral bioteknologi dan penulis utama
makalah ilmiah tersebut.
Penciptaan transkriptor memungkinkan
insinyur untuk menghitung sel hidup dan merekam. Misalnya, ketika
sel-sel telah terkena rangsangan eksternal tertentu atau faktor
lingkungan. Atau bahkan untuk menghidupkan dan mematikan sel reproduksi
yang diperlukan.
“Komputer biologis dapat digunakan untuk
mempelajari dan memprogram ulang sistem kehidupan, lingkungan monitor
dan meningkatkan terapi selular,” kata Drew Endy, PhD, asisten profesor
bioteknologi yang terlibat dalam penelitian itu.
Dalam elektronik,
transistor mengontrol aliran elektron di sepanjang sirkuit. Demikian
pula di biologis, transkriptor yang mengontrol aliran protein spesifik,
RNA polimerase, di sepanjang untai DNA.
Dengan menggunakan
transkriptors, tim telah menciptakan apa yang dikenal di bidang teknik
listrik sebagai gerbang logika yang dapat memperoleh jawaban untuk
hampir semua pertanyaan biokimia yang mungkin ditimbulkan dalam sel.
Untuk
membuat transcriptors dan gerbang logika, tim ilmuwan ini menggunakan
kombinasi hati-hati yang dikalibrasi dengan enzim, yang mengontrol
aliran polimerase RNA di sepanjang untai DNA. Jika ini disetarakan
dengan bidang elektronik, maka DNA adalah kawat dan RNA polimerase
adalah elektron.
Di sisi teknis, transkriptor tersebut mencapai
kesamaan utama antara transistor biologis dan sepupu dari semikonduktor,
yakni amplifikasi sinyal. Dengan transkriptors, perubahan yang sangat
kecil dalam ekspresi integrase yang dapat membuat perubahan yang sangat
besar dalam ekspresi dari dua gen lainnya.
Sumber: Sciencedaily
Langganan:
Postingan (Atom)

















